Papua
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Keyakinan Pada Proses, Bukti Untuk Menaklukkan Dunia.

 Keyakinan Pada Proses, Bukti Untuk Menaklukkan Dunia.



Kadang, orang tidak benar-benar mengenalmu. Mereka mengenal versi dirimu yang lama yang pernah gagal, yang pernah bingung, yang pernah tidak tahu arah. Mereka mengingat kesalahanmu, tapi tidak mengikuti prosesmu. Mereka menilai dari cerita yang sudah lama usang, dan lupa bahwa manusia bisa tumbuh. Jadi ketika kamu berubah, mereka tidak melihatnya sebagai kemajuan. Mereka hanya melihatnya sebagai keanehan, karena bagi mereka, kamu masih orang yang sama seperti dulu.


Tapi kamu tahu kebenarannya: kamu sudah berbeda. Kamu sudah belajar, tumbuh, dan berjalan jauh dari versi lama yang dulu sering diragukan. Kamu mungkin masih punya kekurangan, tapi kamu juga punya tekad yang dulu tidak kamu miliki. Dan meski dunia belum menyadarinya, kamu tahu bahwa perubahan besar selalu dimulai dari sesuatu yang kecil dari langkah-langkah yang mungkin belum terlihat siapa pun.


1. Mereka Tidak Bisa Melihat Apa yang Sedang Kamu Bangun.


Banyak orang menilai dari hasil, bukan dari proses. Mereka melihatmu hari ini, lalu menimbang dengan kacamata masa lalu. Mereka tidak tahu berapa banyak malam yang kamu lewati dengan rasa takut, berapa banyak kegagalan yang kamu ubah menjadi pelajaran, atau berapa banyak luka yang kamu sembuhkan sendiri. Mereka hanya melihat permukaan tidak pernah menyelami kedalaman perjalananmu.


Itulah kenapa kamu tidak boleh berhenti hanya karena dinilai. Orang bisa salah melihat, tapi kamu tidak boleh salah menilai dirimu sendiri. Kamu tahu apa yang sedang kamu bangun. Kamu tahu arah langkahmu. Maka teruskan, bahkan jika belum ada yang mengerti. Karena perubahan sejati selalu dimulai dari saat tidak ada yang percaya, bahkan saat kamu sendiri masih ragu.


2. Mereka Melihat Masa Lalumu Karena Belum Siap Menerima Perubahanmu.


Kadang, orang meremehkan bukan karena mereka benar-benar membencimu, tapi karena mereka tidak tahu bagaimana caranya melihatmu dengan kacamata baru. Mereka terbiasa melihatmu dalam versi lama yang pemalu, ceroboh, atau tidak yakin. Jadi ketika kamu mulai berani melangkah, mereka kaget. Mereka merasa kehilangan kendali atas cara mereka memandangmu. Dan cara paling mudah untuk menghadapi sesuatu yang mereka tidak pahami adalah dengan meremehkannya.


Tapi kamu tidak harus membuktikan apa pun. Waktumu terlalu berharga untuk dipakai membela perubahan yang tulus. Biarkan waktu bekerja. Biarkan hasil bicara. Karena cepat atau lambat, mereka akan sadar: kamu bukan lagi orang yang dulu mereka kenal. Kamu sudah tumbuh, dan tidak ada yang bisa membalikkan pertumbuhan itu.


3. Potensimu Tidak Perlu Dipercayai Semua Orang Untuk Bisa Berkembang.


Kamu tidak butuh semua orang percaya padamu. Satu hal yang kamu butuh hanyalah keyakinan pada dirimu sendiri. Karena kadang, keajaiban dimulai ketika kamu memutuskan untuk tetap melangkah meski sendirian. Orang boleh meragukanmu, tapi jika kamu percaya pada prosesmu, waktu akan memihakmu.


Potensi itu seperti benih tidak semua orang bisa melihatnya, terutama ketika ia masih tertanam di tanah. Tapi ketika waktunya tiba, ketika benih itu mulai tumbuh dan menembus permukaan, semua orang akan melihatnya. Begitu juga dengan dirimu. Selama kamu tetap merawat dirimu, belajar dari setiap kesalahan, dan tidak berhenti di tengah jalan, potensi itu akan tumbuh, meski pelan, tapi pasti.


4. Kamu Tidak Perlu Menjadi Dendam, Cukup Jadikan Itu Dorongan.


Diremehkan memang menyakitkan, apalagi ketika yang meremehkan adalah orang yang dulu kamu harapkan mendukung. Tapi kamu tidak perlu membalas. Tidak perlu membuktikan apa pun dengan amarah. Jadikan rasa sakit itu dorongan untuk bekerja lebih baik. Ubah kecewa menjadi tenaga, ubah luka menjadi arah. Karena yang benar-benar kuat bukan mereka yang membalas ejekan, tapi mereka yang bisa tumbuh di tengah ejekan itu.


Mereka menilai dari masa lalumu, tapi kamu sedang menulis masa depanmu. Dan waktu akan mengubah segalanya. Karena tidak ada yang bisa menahan seseorang yang terus bertumbuh.


5. Suatu Hari, Mereka Akan Melihatmu Berbeda.


Akan datang waktunya ketika orang-orang yang dulu meremehkanmu berhenti bicara. Bukan karena kamu membungkam mereka, tapi karena hasilmu sudah berbicara lebih keras. Mereka akan terdiam, menatapmu dalam diam, dan mungkin mulai bertanya-tanya sejak kapan kamu sejauh ini. Tapi kamu tidak perlu menjawab apa pun.


Kamu sudah tahu, perjalananmu tidak pernah tentang membuktikan sesuatu pada mereka. Ini semua tentang membuktikan sesuatu pada dirimu sendiri bahwa kamu bisa berubah, bisa tumbuh, dan bisa jadi lebih baik dari siapa pun yang pernah mereka bayangkan. Dan di titik itu, kamu akan tersenyum bukan karena dendam, tapi karena damai. Karena kamu tahu, mereka pernah melihat masa lalumu, tapi kamu yang tahu ke mana potensimu akan membawamu.


Jadi, jangan berhenti hanya karena diremehkan. Jangan biarkan pandangan orang yang masih menatap ke belakang menghalangi langkahmu ke depan. Mereka melihat masa lalumu, tapi kamu sedang berjalan menuju masa depanmu. Dan pada akhirnya, waktu akan membuktikan siapa yang benar bukan mereka yang menilai, tapi kamu yang terus bertumbuh.

Post a Comment for "Keyakinan Pada Proses, Bukti Untuk Menaklukkan Dunia."